26 01 2026

 Kehidupan.

Rasanya sudah sejauh ini ruang baru. Tahun 2025 kututup dengan penuh syukur hampir setahun minum obat dari tahun 2024 sampai dengan tahun 2025 akhirnya kini tuntas pulih sehat. Aku memberi self reward ke Bandung untuk memenuhi janjiku silaturahmi ke sahabatku kuliah. Seperti lagu yang kuputar menemaniku sambil menulis ini yang berjudul bersenja gurau karya raim laode "selalu ada pelangi pada setiap mendungnya". Semua sudah tertulis dan akan kembali padaNya. Allah masih memberi kesempatan menghirup udara yang sejuk dan segar ini. Di ujung tahun 2025 aku kehilangan tanteku (tante anis) sosok yang baik sekali, rasanya masih seperti mimpi. Beliau orang yang sangat baik, semoga Allah tempatkan beliau di surgaNya. Al-Fatihah.

Ya kehidupan masih berlanjut. Allah masih memberiku kesempatan sampai tahun 2026 ini. Alhamdulillah semoga banyak hal-hal baik yang mendekat. Ketika melihat kehidupan orang lain begitu cepat, seketika aku selalu membandingkan diriku. Astaghfirullah, Ya Allah ampuni saya. Semua sudah pada porsi dan jalannya masing - masing. Semua akan tiba pada takdirnya masing - masing. Terkadang hikmah memang akan bisa tau setelah beberapa tahun menjalani kehidupan ini. Barangkali sesuatu yang aku tangisi, kelak akan sangat ku syukuri. Mengembalikan kepada Allah adalah yang terbaik ketika melalui perasaan sedih itu. Bahwasanya hanya Allah sajalah yang tetap kekal dan tinggal.

Semoga Allah karuniakan hati yang lapang, hati yang sabar dalam menghadapi proses kehidupan kedepannya dan dimudahkan. Sebab setiap orang tentu punya fase berbeda - beda. Mungkin bisa jadi menerutku mudah, tapi tidak untuk orang lain. Semoga Allah selalu menolong kita dalam kondisi apapun. Tetap semangat yaa... Untuk kemudian aku betanya.. "Seindah apa hari esok yang Allah siapkan setelah penantian panjang dan sesak ini ya?.." dalam keimanan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memori 2022

Awalnya Pahit namun berakhir Manis

Kebiasaan Baru